Example 728x250
Uncategorized

Empat Jam Diskusi di Istana, Prabowo Tekankan BoP untuk Kepentingan Palestina

4
×

Empat Jam Diskusi di Istana, Prabowo Tekankan BoP untuk Kepentingan Palestina

Share this article

Presiden Prabowo Subianto Kembali Tegaskan Komitmen Indonesia dalam Perdamaian Palestina

Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), kembali menegaskan komitmennya terhadap perdamaian global, khususnya dalam konteks konflik Palestina. Dalam pertemuan intensif dengan para tokoh diplomatik nasional, Prabowo menggarisbawahi pentingnya kebijakan luar negeri yang berbasis dialog dan kerja sama internasional. Pertemuan ini menjadi momen penting untuk memperkuat posisi Indonesia sebagai negara yang pro-keadilan dan pro-perdamaian di kawasan Timur Tengah.

Diskusi Intensif dengan Tokoh Diplomasi Nasional

Para mantan menteri luar negeri Indonesia berdiskusi di Istana Kepresidenan

Pertemuan yang berlangsung selama sekitar empat jam tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting dalam dunia diplomasi Indonesia, termasuk mantan Menteri Luar Negeri Retno Lestari Priansari Marsudi, mantan Wakil Menteri Luar Negeri Dino Patti Djalal, mantan Menlu Noer Hassan Wirajuda, serta Alwi Shihab. Topik utama yang dibahas adalah keputusan pemerintah untuk bergabung dalam Board of Peace (BoP), sebuah forum yang diinisiasi oleh mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Menurut mantan Menlu Noer Hassan Wirajuda, langkah Indonesia dalam bergabung dengan BoP bukan dilakukan secara sepihak, melainkan melalui serangkaian konsultasi dengan negara-negara Islam dan negara berpenduduk mayoritas Muslim. “Konsultasi pertama berlangsung di sela-sela pertemuan Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa di New York pada akhir tahun lalu,” ujar Hassan.

Komitmen Indonesia untuk Solusi Dua Negara

Presiden Prabowo Subianto berbicara dalam acara resmi di Istana Kepresidenan

Dalam pertemuan tersebut, Presiden Prabowo kembali menegaskan sikap dasar Indonesia terkait Palestina. Menurut mantan Wakil Menteri Luar Negeri Alwi Shihab, Prabowo menyatakan bahwa solusi dua negara (two-state solution) adalah “harga mati” bagi Indonesia. “Beliau tekankan kepada masyarakat seluruhnya bahwa keikutsertaan Indonesia tidak lain adalah komitmen untuk membela Palestina dan menginginkan adanya penyelesaian yang adil bagi Palestina,” kata Alwi.

Prabowo juga menegaskan bahwa Indonesia memiliki batas yang jelas dalam keterlibatannya di BoP. Jika forum tersebut dinilai menyimpang dari tujuan awal dan tidak lagi berpihak pada keadilan bagi Palestina, Indonesia siap mengambil sikap tegas.

Realistis dalam Pendekatan Global

Forum Board of Peace (BoP) di Gedung PBB New York

Mantan Wakil Menteri Luar Negeri Dino Patti Djalal menilai pendekatan Prabowo dalam isu ini bersifat realistis. Ia menjelaskan bahwa BoP bukan solusi instan, tetapi bagian dari upaya menciptakan perdamaian yang lebih adil dan berimbang di kawasan Timur Tengah. “Tidak ada opsi lain, dan faktanya adalah BoP ini yang menjadi bagian dari solusi untuk menghentikan gencatan senjata, walaupun sampai sekarang masih dilanggar oleh Israel,” ujar Dino.

Risiko dan Tantangan dalam Keterlibatan Indonesia

Presiden Prabowo Subianto dalam diskusi dengan tokoh diplomatik nasional

Meski demikian, Dino juga mengungkapkan bahwa Prabowo menyadari betul risiko yang melekat dalam keikutsertaan Indonesia di BoP. Salah satu tantangan terbesarnya adalah kehadiran Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu sebagai salah satu anggota dewan tersebut. Namun, menurut Dino, Prabowo tetap memandang keterlibatan Indonesia sebagai langkah penting dalam mendukung perdamaian global.

FAQ

Apa itu Board of Peace (BoP)?

Board of Peace (BoP) adalah forum yang diinisiasi oleh mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, yang bertujuan untuk menciptakan perdamaian di kawasan Timur Tengah, khususnya terkait konflik Palestina-Israel.

Bagaimana komitmen Indonesia dalam konflik Palestina?

Indonesia berkomitmen pada solusi dua negara (two-state solution) dan akan keluar dari BoP jika forum tersebut tidak lagi berpihak pada keadilan bagi Palestina.

Apakah Indonesia sudah bergabung dalam BoP?

Ya, Indonesia telah bergabung dalam BoP setelah melalui serangkaian konsultasi dengan negara-negara Islam dan negara berpenduduk mayoritas Muslim.

Apa peran Indonesia dalam BoP?

Indonesia bertujuan menjadi penyeimbang dalam pengambilan keputusan di dalam BoP, terutama terkait arah kebijakan dan langkah konkret penyelesaian konflik Palestina.

Apa tantangan terbesar dalam keterlibatan Indonesia di BoP?

Salah satu tantangan terbesar adalah kehadiran Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu sebagai anggota dewan tersebut.

Penutup

Presiden Prabowo Subianto terus memperkuat posisi Indonesia sebagai negara yang pro-keadilan dan pro-perdamaian. Melalui keterlibatan dalam Board of Peace (BoP), Indonesia menunjukkan komitmen nyata dalam menciptakan perdamaian yang adil dan berimbang di kawasan Timur Tengah. Dengan pendekatan realistis dan dialog yang terbuka, Indonesia tetap menjadi contoh negara yang tangguh dalam menghadapi isu-isu global.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *