Kebakaran di Giritirto Wonogiri, Rumah Nyaris Ludes Akibat Korsleting Charger HP
Kebakaran yang terjadi di Desa Giritirto, Kabupaten Wonogiri, menjadi peringatan keras bagi masyarakat tentang bahaya penggunaan peralatan listrik. Sebuah rumah warga nyaris dilalap api setelah korsleting pada charger ponsel memicu kebakaran, Kamis (5/2/2026) malam. Kejadian ini menggemparkan warga sekitar dan menunjukkan betapa pentingnya kesadaran akan keselamatan listrik dalam kehidupan sehari-hari.
Peristiwa Terjadi Saat Malam Hari

Kebakaran terjadi sekitar pukul 18.00 WIB di rumah milik Yonila Tananda (35), yang berada di Kaloran RT 01/RW 05, Desa Giritirto. Api muncul dari dalam kamar tidur, diduga akibat korsleting pada kabel charger handphone yang sedang digunakan. Percikan api dengan cepat membakar area sekitar, menyebabkan panik di lingkungan permukiman yang padat.
Respons Cepat Petugas Pemadam Kebakaran

Tim Pemadam Kebakaran Wonogiri langsung merespons laporan dari warga. Delapan personel Damkar dikerahkan untuk melakukan pemadaman, dipimpin oleh Koordinator Lapangan Sriyanto Kembo. Proses pemadaman berlangsung selama sekitar 45 menit hingga api benar-benar padam pada pukul 18.45 WIB.
Petugas fokus pada penyemprotan air di sekitar titik awal api agar tidak merambat ke bangunan lain. Selain itu, mereka juga melakukan penyelamatan barang-barang yang masih bisa diselamatkan serta penyisiran menyeluruh untuk memastikan tidak ada bara api yang tersisa.
Peringatan Serius dari Petugas Damkar

Sriyanto Kembo, Koordinator Lapangan Damkar Wonogiri, menegaskan bahwa kejadian ini menjadi pengingat serius bagi masyarakat. Menurutnya, korsleting listrik masih menjadi salah satu penyebab utama kebakaran rumah tangga di Wonogiri, terutama saat malam hari.
“Charger HP yang kualitasnya kurang baik atau digunakan terlalu lama bisa memicu panas berlebih dan menyebabkan korsleting. Kami mengimbau warga untuk selalu memastikan kondisi instalasi listrik aman dan tidak meninggalkan perangkat listrik menyala tanpa pengawasan,” ujar Sriyanto.
Tidak Ada Korban Jiwa, Tapi Kesadaran Masyarakat Terbangun

Meskipun tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, kebakaran tersebut sempat membuat warga sekitar panik. Kejadian ini juga menjadi momen penting bagi banyak pihak untuk lebih waspada terhadap ancaman kebakaran yang bisa datang dari hal-hal kecil yang sering diabaikan.
Damkar Wonogiri juga mengingatkan masyarakat agar segera melapor jika terjadi kebakaran. Kecepatan penanganan sangat menentukan besar kecilnya dampak yang ditimbulkan.
Tips Menghindari Korsleting Listrik
Untuk mencegah kejadian serupa, berikut beberapa tips yang dapat diterapkan:
- Gunakan charger ponsel berkualitas dan sesuai merek ponsel.
- Hindari menggunakan charger terlalu lama atau meninggalkannya menyala semalaman.
- Pastikan instalasi listrik di rumah dalam kondisi baik dan tidak mengalami kerusakan.
- Jangan meletakkan perangkat elektronik di dekat bahan mudah terbakar.
- Selalu siaga dan waspada terhadap tanda-tanda korsleting, seperti bau terbakar atau suhu tinggi pada alat elektronik.
FAQ
Apa penyebab utama kebakaran di Giritirto Wonogiri?
Kebakaran terjadi akibat korsleting listrik pada charger ponsel yang sedang digunakan.
Apakah ada korban jiwa dalam kejadian ini?
Tidak ada korban jiwa, tetapi kejadian ini sempat membuat warga sekitar panik.
Bagaimana respons petugas Damkar?
Petugas Damkar merespons cepat dan berhasil memadamkan api dalam waktu sekitar 45 menit.
Apa pesan dari petugas Damkar?
Petugas mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap penggunaan peralatan listrik dan memastikan instalasi listrik dalam kondisi aman.
Bagaimana cara mencegah kebakaran akibat korsleting listrik?
Gunakan charger berkualitas, hindari penggunaan terlalu lama, pastikan instalasi listrik baik, dan jangan meletakkan perangkat elektronik di dekat bahan mudah terbakar.
Kesimpulan
Kebakaran di Giritirto Wonogiri menjadi peringatan penting bagi masyarakat tentang pentingnya kesadaran akan keselamatan listrik. Dengan penggunaan peralatan elektronik yang tepat dan kewaspadaan yang tinggi, kita bisa mencegah kejadian serupa di masa depan. Mari bersama-sama menjaga keselamatan diri dan lingkungan sekitar.












